REGISTER SLOT CASINO SPORTSBOOK POKER PROMO BERITA CERITA TENTANG ZHAO YUN SANG ANAK NAGA DAN MENJADI PENGIKUT LIU BEI. | Cerita Unik

Selasa, 30 November 2021

CERITA TENTANG ZHAO YUN SANG ANAK NAGA DAN MENJADI PENGIKUT LIU BEI.

| Selasa, 30 November 2021

    

                


                        MATAHARIBET88 - Halo Guys hari ini Admin akan membahas tentang Panglima Perang lainnya. Kali ini Admin akan membahas tentang Zhao Yun dari Romance Three Kingdom.

Zhao Yun atau dengan sebutan sebagai Anak Naga ini sangat amat terkenal sampai saat ini banyak yang bercerita tentang dirinya sebagi salah satu panglima perang yang di takuti pada masanya. Dia Muncul sebagai Sequential game Dynasty Warrirors, Dan game lain yang mengadaptasi kan dirinya sebagai hero atau pahlawan. Jadi kali ini akan membahas kisah dan masa lalu dari Zhao Yun.

Zhao Yun atau Zilong ini adalah salah seorang Lima Jendral Harimau dari negara Shu pada masa perang dunia Tiga Negara (Sam kok). Dia memiliki nama lengkap yaitu Zhao Zilong yang artinya Anak Naga. Dia lahir di Zhending, provinsi Chang Shan, pada tahun 168 M. Zhao Yun sering disebutkan sebagai Pemuda Tampan yang cerdas, penyabar, dan tidak mengenal kata takut. Sewaktu Muda dia sudah menjadi seorang jendral perang yang sangat handal dalam berperang. Sepanjang karirnya semasa menjadi jendral perang dia mengabdi kepada salah seorang raja dari Negara Shu yaitu Liu Bei.

Sebelum dia bergabung dan setia mengikuti Liu Bei, perjalanan karirnya cukup panjang. Pada Awalnya Zhao Yun pernah bersama Yuan Shao, dia adalah penguasa dari Tiongkok Utara. Tetapi pada akhirnya dia meninggalkan Yuan Shao karena menganggap kalau Yuan Shao sangatlah ceroboh dan tidak becus dalam mengurus rakyat dan tidak mempunyai rasa kesetiaan. Dengan tidak sengaja dia kemudian bertemu dengan Gongsun Zhan yang pada saat itu sedang berperang dan akan di bunuh oleh salah satu jendral Yuan Shao yang terkenal sangat garang bernama Wen Chou. Dia sangat bersyukur karena telah di tolong dan berhutang budi karena kehebatan Zhao Yun, Gongsun Zhan pada akhirnya tidak ragu membujuk Zhao Yun bergabung dengan pasukannya.

Pada awal karir dia menjadi pasuka Gongsun Zhan, Dia diangkat menjadi seorang komandan pasukan yang bersikan relawan dari pedesaan. Sedangkan Gongsun Zhan yang pada saat itu adalah panglima perang yang tidak setuju dengan pemerintahan negara yang sedang di pimpin oleh Dong Zhou. pada tahun 192M Liu Bei bersama kedua saudaranya yaitu Guan Yu dan Zhang Fei sedang bersekutu dengan Gongsun Zan.

Lalu setelah itu mereka bergabung dan ditemani oleh Zhao Yun yang mendapatkan tugas untuk mempertahankan kota Ping Yuan. Karena mereka terus bersama disaat berperang, mereka saling berbicara membahas dan saling berbagi tentang pengalaman hidup mereka semasa hidup. Disitulah letak ikatan batin yang tercipta antara mereka berdua terbentuk dan pada akhirnya mereka menjadi sahabat pada saat itu dan seterusnya.


Setelah beberapa waktu berjalan, Zhao Yun mendapatkan kabar bahwa saudaranya telah meninggal. Dia meminta izin kepada Gongsun Zhan untuk datang menghadiri upacara pemakaman saudaranya itu. Saat Liu Bei telah mendengar tentang kabar tersebut dia sadara kalau Zhao Yun tidak akan kembali bergabung sebagai pasukan Gongsun Zhan sebagai pasukan perangnya. Liu Bei begitu yakin dengan Zhao Yun karena dia pernah berkata kalau Gongsun Zhan tidak jauh berbeda dengan sifat Yuan Shao. Ketika dia mengetahui kalau Zhao Yun telah pergi, Liu Bei juga segera datang bertemu dengan Zhao Yun di kediaman adiknya. Lalu mereka saling memberi hormat satu sama lain dan suasana perpisahan yang sangat mengharukan.

Tetapi takdir berkata lain, mereka kembali di pertemukan pada tahun 200M. Dimana saat itu Liu Bei kalah dalam mempertahan wilayahnya yaitu Xuzhou dari serangan Cao Cao. Liu Bei yang pada saat itu sedang berpisah dengan dua saudaranya yaitu Guan Yu dan Zhang Fei akhirnya kabur dan berlindung di kota Ye adalah wilayah Yuan Shao. Pada akhirnya Liu Bei dan Zhao Yun bertemu kembali, setelah itu mereka berbincang dan pada akhirnya Zhao Yun akhirnya bersedia ikut dengan Liu Bei dan mengabdi kepada Liu Bei sampai akhir hayatnya.

Seperti yang di ceritakan dalam Romance Three Kingdom kalau persahabatan antara Liu Bei dan Zhao Yun itu sangat erat sekali. Dan mereka pernah tidur di tenda yang sama di kota Ye disaat situasi sedang sangat genting. Dikota tersebut Liu Bei memberikan perintah kepada Zhao Yun untuk kembali merekrut pasukan sebanyak-banyaknya secara diam-diam tanpa sepengatahuan Yuan Shao. 

Setelah itu Zhao Yun dan Liu Bei berperang bersama. Zhao Yun terus ikut bertempur bersama Liu Bei untuk mengalahkan wilayah bagian Utara Cina. Pada saat itu Liu Bei mendapatkan wilayah di kota Runan. Dan pada saat itu lah Liu Bei kembali bertemu dengan dua saudaranya yaitu Guan Yu dan Zhang Fei. Akan tetapi nasib berkata lain pada akhirnya wilayah itu dikuasai kembali oleh Cao Cao. Pada akhirnya Liu Bei mundur dan berlindung kepada Liu Biao. yaitu gubernur provinsi Jing.

Awalnya Liu Biao menerima dengan senang hati akan tetapi Liu Biao merasakan keresahan karena Liu Bei terlalu memegang pengaruh di kota Xinye itu terlalu kuat. Dia bermaksud untuk menjatuhkan Liu Bei, dia pada akhirnya mengutus Liu Bei untuk bertugas ke daerah Bowang dengan alasan adalah memperkuat wilayah tersebut karena itu berbatasan dengan wilayah kekuasaan Cao Cao. 

Cao Cao yang mendapatkan kabar tersebut dia langsung melakukan pertempuran yang di pimpin oleh Xiahou Dun dan pertempuran ini dikenal dengan Pertempuran Bowang. Tetapi rencana Cao Cao kembali gagal karena Liu Bei memiliki siasat dan membuat formasi yang bagus. Di pertempuran itu salah satu pasuka Cao Cao berhasil di tawan. Xiaohun Lan adalah perwira Cao cao dalam hal berperang, dan ternyata dia berasal dari kampung halaman yang sama dengan Zhao Yun. Pada waktu itu dia memohon kepada Liu Bei untuk mengampuni Xiahun Lan.

Pada tahun 208M Liu Biao meninggal dunia dan digantikan oleh anak bungsunya yang bernama Liu Cong. Akan tetapi Liu Cong menyerah begitu saja tanpa memberikan perlawanan ke Cao Cao. Liu Bei terpaksa mengungsi kembali ke daerah Xiakou. Tetapi Cao Cao tidak akan melepaskan Liu Bei begitu saja. Dia kembali melakukan penyerangan dan berhasil menyergapnya di daerah Changban. 

Ditengah penyergapan tersebut Zhao Yun menghilang, salah satu pasukan melaporkan kepada Liu Bei kalau Zhao Yun telah menyerah kepada Cao Cao. Liu Bei yang tidak percaya akan hal tersebut dia sangat yakin kalau Zhao Yun tidak mungkin berkhianat. Lain halnya dengan Liu Bei adiknya Zhang Fei langsung marah mendengar kabar tersebut dan langsung membawa beberapa pasukan untuk memimpin rencana untuk mencari Zhao Yun. 


Lanjut Part 2.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar