REGISTER SLOT CASINO SPORTSBOOK POKER PROMO BERITA SEJARAH HIDUP LU BU DI ROMAN THREE KINGDOM | Cerita Unik

Senin, 29 November 2021

SEJARAH HIDUP LU BU DI ROMAN THREE KINGDOM

| Senin, 29 November 2021

 

LU BU THREE KINGDOM

                CERITA UNIK - Halo Guys sekarang kita kembali bercerita dengan membahas prajurit Three Kingdom. 

Siapa yang tidak mengenal Karakter dari Three Kingdom ini yaitu Lu Bu. Didalam novel Romance Of The Three Kingdom dia adalah salah satu panglima perang yang begitu Overpower atau kejam juga seperti yang sudah kita bahas di artikel sebelumnya yaitu Guan Yu atau Kwan Kong. Baca di Sejarah Guan Yu part 1 dan part 2.

Awal Cerita Lu Bu adalah anak yang berkhianat kepada Bapak Angkat. Lu Bu terlahir dengan nama Lu Fengxian. Dia begitu dikenal dengan Berciri khas memakai penutup kepala yang berekor dan memiliki kuda yang diberi nama Red Hare. Memiliki badan yang besar dan keahlian berperang yang sangat tinggi sehingga membuat dia dikenal sebagai seorang Pemanah Berkuda dan Petarung yang seimbang dengan Guan yu dimasanya. 

Lu Bu Mengawali karir dengan mengabdi kepada Ding Yuan. Dia sudah memperlakukan Lu Bu seperti anak sendiri. Pada Suatu hari ada seorang jendral besar yang bernama Dong Zhou mencoba mengecoh dan merayu Lu Bu untuk berpihak kepadanya dan membunuh Ding Yuan dengan perjanjian akan di berikan barang pusaka.

Lalu Lu Bu juga terlena dengan bujukan tersebut dan dia langsung membunuh ayah angkatnya yaitu Ding Yuan. Tentu saja Dong Zhou sangat senang apalagi dia tau kemampuan bertempur Lu Bu begitu hebat dan pada akhirnya dia menangkat Lu Bu menjadi pengawal pribadi atau tangan kanan Dong Zhou.

Dong Zhou pada saat itu dikenal sebagai raja yang lalim. Dia berkuasa atas ibukota kekaisaran dan membuat kaisar boneka untuk memerintahkan kekaisaran China pada saat itu. Dong Zhou memiliki sifat yang emosian dan pemarah sering kali bersikap sangat tidak sopan sehingga banyak penduduk atau masyarakat sangat tidak menyukai dirinya.

Sifat emosi Dong Zhou itu akhirnya menjadi senjata makan tuan bagi dirinya. Pada suatu hari pada saat dia sedang marah kepada Lu Bu sampai melempar Lu Bu dengan sebuah pisau kecil, yang pada akhirnya hampir membuat Lu Bu mati kalau saja tidak sigap dalam menghindari pisau tersebut.

Kembali ke Lu Bu dia juga memiliki sifat yang hampir sama dengan Dong Zhou yaitu Pemarah dan bahkan dia sangat Pendendam. Dia sendiri menyimpan rahasia atas peristiwa kejadian yang baru berlalu ini. Keinginan dirinya untuk membunuh Dong Zhou semakin menjadi, dikarenakan dia sangat mencintai seseorang yang menjadi dayang-dayang Dong Zhou bernama Diao Chan.

Setelah dirinya kesal karena dilempar dengan sebuah pisau kecil. Dia menceritakan hal tersebut ke Ding Yuan, yang pada saat itu sangat membenci Dong Zhou. Dan dia sudah membuat rencana untuk membunuh Dong Zhou pada saat itu. Ding Yuan kembali membujuk Lu Bu untuk membunuh Dong Zhou.

Karena sifatnya yang sangat emosian atau dengan kata lain sangat tempramen. Lu Bu pada akhirnya terbujuk dengan rayuan Ding Yuan untuk membunuh Dong Zhou. Dan akhirnya pasukan lain yang setia kepada Dong Zhou menyerang Lu Bu dan mengusirnya dari kota.

Alhasil Lu Bu pada saat itu membawa kepala Dong Zhou bersama kudanya sampai di suatu tempat. Dan akhirnya Lu Bu masuk dengan dikawal oleh sebuah jendral yang bernama Yuan Shu. Yuan Shu begitu ramah dengan Lu Bu, tetapi kebaikannya itu tidak cukup bagi Lu Bu yang memiliki sifat AROGAN. Lu Bu berpikir dia seharusnya mendapatkan perlakuan yang lebih karena telah membunuh seorang jendral besar pada masa itu. 

Lu Bu akhirnya pergi meninggalakn Yuan Shu dan menghadap Yuan Shao yang merupakan saudara dari Yuan Shu. Dia pun pada akhirnya membantu pasukan Yuan Shao untuk berperang melawan para musuhnya dan akhirnya mereka menang pada saat itu.

Setelah kemenangan dalam peperangan itu Lu Bu menjadi lebih Sombong karena itu. Dia berteriak dan memamerkan kehebatan nya kepada Yuan Shao dan menganggap remeh para jendral yang dimiliki oleh Yuan Shao. Itu Sangat membuat Yuan Shao marah besar ketika melihat tingkah Lu Bu pada akhirnya melarikan diri karena takut akan di bunuh oleh Yuan Shao.

Pada saat ditengah perjalanan pasukan yang mengawal Lu Bu ini ternyata mata-mata Yuan Shao mencoba menusuk Lu Bu pada saat sedang tertidur. Dan mereka menganggap Lu Bu telah tewas, jadi mereka kembali dan melapor kepada Yuan Shao.

Dan yang tewas pada saat itu ternyata bukanlah seorang Lu Bu. Dia sudah curiga dengan tindak tanduk Yuan Shao yang akan membunuh dirinya. Jadi dia memiliki ide dengan menyuruh pengawal yang lain nya tidur di kasurnya dan dia melarikan diri kembali pada malam itu.

Lu Bu kembali melanjutkan petualangannya, dia melakukan begitu banyak hal yang sangat tidak baik. Sampai-sampai dia mengkhianati begitu banyak Panglima dan Jendral dan pada akhirnya dia memutuskan untuk membangun sebuah kerajaan sendiri di Xiapi.

Melihat Lu Bu sedang lemah, tiga pasukan Cao Cao,Liu Bei dan Yuan SHu menyerang kota Xiapi dan mengepungnya selama 3 bulan. Dalam keadaan tersebut Lu Bu dikhianati oleh para bawahannya dan pada akhirnya Lu Bu berhasil ditangkap oleh Cao Cao.

Saat dirinya berhadapan langsung dengan Cao Cao, Lu Bu melakukan hal yang cukup licik dengan cara membujuk sang Jendral Cao Cao tersebut untuk merekrut dirinya sebagai panglima perang. Dia berkata kepada Cao Cao " Tuanku Cao Cao, Aku adalah seseorang yang sangat anda takut salah satunya. Tetapi karena aku sudah dikalahkan oleh mu. Kamu tidak perlu takut lagi Tuan, Izinkan diriku bergabung sebagai pasukan mu dan aku akan mengabdi untuk menguasai kekaisaran.

Cao Cao yang pada saat itu merasa \ba dan hampir saja membuka tali yang sedang mengikat Lu Bu, Tetapi sebelum pada akhirnya penasehat hukum Cao Cao berkata. Tuanku ,apakah anda tidak ingat .dengan apa yang telah dia lakukan kepada ayah angkatnya sendiri. Dia tega membunuh Ding Yuan dan Dong Zhao. Mendengar akan hal tersebut membuat Cao Cao sadar dan tetap akan melakukan eksekusi hukuman mati kepada Lu Bu.

Dan pada akhirnya Lu Bu tewas dengan sangat amat tragis. Kalau jendral yang biasa mendapatkan hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya. Tetapi berbeda dengan Lu Bu dia harus menjalani hukuman mati dengan cara digantung. Menurut Tradisi China kuno itu merupakan hukuman mati untuk wanita.

Sampai sini lah petualangan Lu Bu. Yang dikenal sebagai Petarung Terkuat tetapi mati akan sifatnya yang Pemarah, tidak loyal, dan berkhianat kepada siapapun. Jadi dia itu membuat dirinya dikenang memiliki image buruk dalam sejarah Three Kingdom.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar